30 September 2026

IDAI-I-CARE Gelar Skrining Jantung Anak di Tembilahan, RSUD Puri Husada Perkuat Layanan Anak

0

Meynewsreport.com, Tembilahan- Kepedulian terhadap kesehatan anak terus mendapat perhatian di Kabupaten Indragiri Hilir. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Provinsi Riau bersama Riau Community for Reach and Empowerment (I-CARE) menggelar bakti sosial skrining penyakit jantung pada anak menggunakan echocardiography (USG jantung) di UPTD RSUD Puri Husada Tembilahan, Minggu (27/9/2026).

Kegiatan ini selain didukung IDAI Riau juga didukung oleh Baznas Inhil, Dinas Pemberdayaan Desa, RS Awal Bros, TP PKK Kabupaten Inhil.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat deteksi dini penyakit jantung pada anak sekaligus membuka ruang kolaborasi antara organisasi profesi, tenaga kesehatan dan rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan anak di daerah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, DPRD, Forkopimda, Pengadilan, Kemenag, TP PKK, Baznas, IDAI Provinsi Riau, Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan, PMI, TPPS, jajaran rumah sakit, pejabat struktural dan fungsional, dokter spesialis, dokter umum, paramedis serta sivitas hospitalia RSUD Puri Husada Tembilahan.

Kunjungan Pasien Anak Terus Meningkat

Direktur UPTD RSUD Puri Husada Tembilahan, dr. H. Firman Nurdiansyah, M.Ked., Sp.THT-KL., menyampaikan bahwa meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan anak menjadi salah satu perhatian penting rumah sakit.

Data RSUD Puri Husada menunjukkan kunjungan Poliklinik Anak meningkat dari 2.263 kunjungan pada 2022 menjadi 4.152 kunjungan pada 2025.

Sementara itu, kunjungan Perawatan Anak juga mengalami peningkatan, dari 1.103 kunjungan pada 2022 menjadi 1.314 kunjungan pada 2025.

Menurut Firman, peningkatan angka kunjungan tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi rumah sakit untuk terus meningkatkan mutu pelayanan.

“Peningkatan kunjungan ini tentu harus diikuti dengan penguatan mutu pelayanan, keselamatan pasien, kecepatan, keramahan, serta keterpaduan pelayanan kesehatan anak,” ujar Firman.

Ia menilai keberadaan dokter spesialis anak dan dukungan IDAI memiliki peran penting dalam menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan anak di Kabupaten Indragiri Hilir.

Kolaborasi untuk Pelayanan yang Lebih Baik

Firman mengapresiasi pelaksanaan bakti sosial IDAI-I-CARE di RSUD Puri Husada Tembilahan. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya memberikan manfaat langsung kepada pasien, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi dan berbagi pengetahuan bagi para tenaga kesehatan.

“Kegiatan ini menjadi ruang untuk berbagi ilmu, pengalaman, inovasi, sekaligus pengembangan kompetensi tenaga kesehatan,” katanya.

Ia menambahkan, RSUD Puri Husada Tembilahan akan terus melakukan pembenahan dan pengembangan pelayanan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat.

Upaya tersebut dilakukan melalui pemanfaatan teknologi kesehatan, pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan, serta penguatan pelayanan yang terintegrasi.

“Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat yang besar bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan anak dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” ujar Firman.

Dengan meningkatnya kunjungan pasien anak dan semakin berkembangnya dukungan tenaga medis serta teknologi pelayanan, RSUD Puri Husada Tembilahan terus diarahkan menjadi bagian penting dalam menghadirkan pelayanan kesehatan anak yang semakin mudah diakses, aman dan berkualitas bagi masyarakat Indragiri Hilir.

Nurhayati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *