15 Mei 2026

PPWI Inhil Dukung Program Pemerintah, Diskusi dan Ngopi Bareng Bersama Bupati dan Insan Pers

0

INHIL | Meynewsreport.com – Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, menyatakan komitmennya untuk mendukung program-program pemerintah daerah, khususnya yang menyasar desa-desa yang masih membutuhkan perhatian khusus.

Komitmen tersebut disampaikan Ketua PPWI Inhil, Rosmely, dalam diskusi dan ngopi bareng antara insan pers dan Bupati Inhil, H. Herman, yang digelar di Kafe UNICO, Jalan Sungai Beringin, pada Selasa (10/6/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Herman menegaskan bahwa dirinya terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat maupun media, selama disampaikan secara konstruktif.

“Saya tidak masalah dikritik, karena dari situlah saya bisa mengetahui apa saja kendala yang terjadi di lapangan. Saya juga berencana membuka pojok demokrasi di halaman Kantor Bupati, agar keluhan masyarakat bisa tersampaikan secara terarah,” ujar Herman.

Rosmely menuturkan bahwa PPWI telah aktif menyambangi sejumlah desa untuk menyerap langsung keluhan dan aspirasi warga. Ia berharap pemerintah daerah turut mendukung langkah PPWI, termasuk dalam hal fasilitasi akses terhadap program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

“Kami sudah turun langsung ke desa-desa, menyerap keluhan masyarakat. Kami mohon dukungan Bapak Bupati agar mempermudah langkah kami dalam mengakses dana CSR perusahaan untuk membantu pembangunan desa,” kata Rosmely.

Diskusi tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Inhil beserta jajaran, sejumlah pimpinan organisasi, serta wartawan dari berbagai media lokal dan nasional. Suasana berlangsung santai namun tetap produktif.

Bupati Herman mengapresiasi peran insan pers dan jurnalis warga dalam mengawal pembangunan daerah melalui pemberitaan yang berimbang dan kritis.

Acara ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan komunitas pers dalam memperkuat pembangunan berbasis aspirasi masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang selama ini masih kurang terjangkau layanan pembangunan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *