Meynewsreport.com, INHIL – Warga Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, mengeluhkan kondisi listrik yang kerap padam dan tidak stabil dalam beberapa minggu terakhir. Gangguan ini dinilai sangat mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat, mulai dari kebutuhan rumah tangga, pelaku usaha kecil, hingga proses belajar anak-anak.
Menurut warga, pemadaman listrik bisa terjadi beberapa kali dalam sehari, Tak hanya padam, tegangan listrik yang tidak stabil juga dikeluhkan karena dapat merusak peralatan elektronik warga.
“Pemadaman ini tidak menentu. Kadang siang, kadang malam. Kami jadi kesulitan, apalagi yang usahanya butuh listrik terus-menerus,” ujar Safarudin, warga setempat, Sabtu (5/4/2025).
Ujang, warga lainnya menyebut kondisi listrik di Mandah memang sudah lama tidak stabil. Ia menilai perlu adanya langkah konkret dari PLN untuk mengatasi persoalan ini.
“Jaringan listrik di sini memang tidak stabil, sering tiba-tiba mati. Kadang tegangan juga turun naik. Masyarakat berharap ada perbaikan yang serius,” ujarnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Manajer PLN ULP Tembilahan, Sabur Januardi, menyebut bahwa gangguan sebagian besar disebabkan oleh hewan liar, terutama monyet, yang kerap memanjat tiang listrik dan menyentuh jaringan.
“Ada beberapa kali padam yang didominasi penyebabnya oleh gangguan monyet, Tim kita memang sudah berangsur memasang penghalang panjat hewan di lokasi-lokasi rawan binatang,” kata Sabur kepada wartawan.
Ia menjelaskan bahwa jalur distribusi listrik ke Mandah memiliki tantangan tersendiri. Jalur sepanjang 365 kilometer sirkuit tersebut melewati kawasan hutan dan semak belukar yang menjadi habitat berbagai satwa liar.
“Untuk jaringan ke arah Mandah memang sangat panjang, kurang lebih 365 kilometer, dan melewati hutan, semak-semak, serta pepohonan yang sering dilintasi monyet,” Jelasnya.
Pihak PLN berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dan evaluasi guna meningkatkan kualitas serta keandalan pasokan listrik di wilayah tersebut.
(Heriansyah)
