Kabel Semrawut Inhil Belum Tuntas, PLN: Menunggu Tim Gabungan
meynewsreport.com, Tembilahan, 18 September 2026 — Persoalan kabel jaringan internet yang menumpang pada tiang PLN di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) belum sepenuhnya tuntas. PLN ULP Tembilahan menyebut kabel Iconnet telah dibenahi, sementara kabel provider lainnya masih menunggu tindak lanjut.
Manajer PLN ULP Tembilahan, Sabur Januardi, mengatakan penataan kabel provider sebelumnya telah dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Inhil.
“Kalau untuk kabel iconnet sudah dibenahi oleh tim PLN iconplus. Penyedia internet lain kan sudah sepakat saat RDP akan membenahi kabel-kabelnya. Jika belum juga, kami menunggu tim gabungan yang rencananya akan dibentuk saat RDP waktu itu,” ujar Sabur Januardi.
Sebelumnya, DPC Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Inhil melalui surat Nomor: 17/PPWI/VII/2026 tanggal 9 Juli 2026 meminta penjelasan PLN terkait persoalan kabel listrik dan kabel internet yang tidak tertata, termasuk kabel provider yang menumpang pada tiang jaringan PLN.
Dalam jawaban resminya, PLN menjelaskan batas kewenangannya dan menyampaikan bahwa penataan kabel telekomunikasi dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan standar keselamatan dan jarak aman.
Persoalan tersebut sebelumnya juga dibahas dalam RDP DPRD Inhil pada 15 Juni 2026 yang melibatkan PLN Icon Plus, Pemkab Inhil, penyedia jasa internet dan pihak terkait.
Pengurus PPWI Inhil, Nurhayati, S.Pd., mengatakan pihaknya akan terus mengikuti perkembangan tindak lanjut penataan kabel tersebut.
“Yang menjadi perhatian kami sekarang adalah tindak lanjut dari kesepakatan yang sudah disampaikan dalam RDP. Kami berharap apa yang telah dibahas bersama dapat ditindaklanjuti di lapangan, sehingga penataan kabel dapat berjalan dan aspek keselamatan serta ketertiban infrastruktur tetap diperhatikan,” ujarnya.
PPWI Inhil berharap rencana pembentukan tim gabungan dapat segera ditindaklanjuti, sehingga penataan kabel provider lainnya tidak berhenti pada kesepakatan dalam forum RDP, tetapi dapat terlihat pelaksanaannya di lapangan.
Nurhayati
