4 Juli 2026

DPRD Inhil Panggil Perusahaan dan OPD Terkait Tindaklanjuti Penanganan Banjir di Lahang Hulu

0

Meynewsreport.com, Tembilahan | — Gabungan Komisi II dan III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) atau hearing untuk menindaklanjuti permohonan warga Desa Lahang Hulu, Kecamatan Gaung, yang mengeluhkan banjir berkepanjangan di wilayah mereka.

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Indragiri Hilir ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Amd. Junaidi, pada Rabu (19/3/2025).

Selain menghadirkan Bupati Inhil diwakili Asisten Junaidi, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yakni Kadis Dinas Perkebunan, Kadis DLHK, Kadis PUTR, Perwakilan Perusahaan PT SAL dan PT GIN serta beberapa kepada desa bersama warga.

Dalam pertemuan tersebut telah menyepakati sejumlah langkah strategis untuk penanganan banjir, termasuk mendesak pemerintah daerah menetapkan status darurat bencana bagi wilayah terdampak.

Setelah mendengarkan aspirasi warga dan mempertimbangkan kondisi di lapangan, rapat menghasilkan lima poin kesepakatan utama, yaitu:

1️⃣ Penetapan Status Darurat Bencana
DPRD meminta pemerintah daerah segera menetapkan status darurat bencana banjir di Desa Lahang Hulu serta daerah lain yang mengalami dampak serupa di Kabupaten Indragiri Hilir.

2️⃣ Pembentukan Tim Teknis Penanggulangan Banjir
Tim ini akan melibatkan masyarakat setempat, anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) II, serta instansi teknis terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Dinas Perkebunan, Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan. Selain itu, dua perusahaan swasta, PT. Setia Agrindo Lestari dan PT. Guntung Idaman Nusantara, juga turut serta dalam tim ini.

3️⃣ Tim Teknis Dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan
Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Indragiri Hilir akan memimpin langsung tim teknis guna memastikan langkah-langkah penanggulangan banjir berjalan efektif dan sesuai target.

4️⃣ Laporan Penanganan pada Minggu Ketiga April 2025
Tim teknis diwajibkan menyampaikan laporan perkembangan penanganan banjir pada minggu ketiga April 2025 sebagai bentuk akuntabilitas kepada masyarakat.

5️⃣ Perluasan Penanganan ke Daerah Lain
Selain fokus pada Desa Lahang Hulu, tim teknis juga diminta memperluas cakupan penanganan ke daerah lain di Kabupaten Indragiri Hilir yang mengalami kondisi serupa.

Hadirnya Berbagai Pihak Terkait

Rapat ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya:

▶ DPRD Kabupaten Indragiri Hilir

Wakil Ketua DPRD: Ir. H. AMD Junaidi An., M.Si

Wakil Ketua Komisi II: Samino, S.Tp., M.Si

Sekretaris Komisi II: Muhammad Alias, S.E

▶ Pemerintah Daerah & Dinas Terkait

Asisten II Sekretariat Daerah: Junaidy, S.Sos., M.Si

Kepala Dinas Perkebunan: Sutarno Wandoyo, S.Sos., M.H

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang: Umar, S.T., M.T

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan: Drs. Azwizarmi, M.H

▶ Perusahaan Swasta

PT. Setia Agrindo Lestari: Patria Darma

PT. Guntung Idaman Nusantara: Hulu Azmi B

▶ Perwakilan Masyarakat

Kepala Desa Lahang Hulu: Supeno

Kepala Desa Teluk Merbau: Abdul Muis

Kepala Desa Belantaraya: Hasbullah

Kepala Desa Sepakat Jaya: Mukhlis

Perwakilan Warga Lahang Hulu: Ahmad Fadil

Wakil Ketua DPRD Indragiri Hilir, Ir. H. AMD Junaidi An., M.Si, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal implementasi solusi bagi warga terdampak banjir.

“Kami berharap tim teknis segera bekerja untuk menyusun langkah nyata, karena ini menyangkut keselamatan dan kesejahteraan masyarakat. DPRD akan terus mengawasi agar keputusan ini benar-benar dilaksanakan,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan warga, Ahmad Fadil, berharap langkah yang telah disepakati benar-benar diwujudkan, bukan hanya sekadar janji.

“Kami berterima kasih kepada DPRD yang telah menindaklanjuti keluhan kami. Namun, kami berharap ada tindakan nyata dan bukan sekadar wacana,” katanya.

Lebih tegas, Jamaludin alias Udin Boy, Kepala Dusun 5, menyatakan bahwa warga siap mengambil tindakan lebih lanjut jika solusi konkret tidak segera diberikan.

“Kami akan tutup perbatasan jika tidak ada penyelesaian sampai minggu ketiga April,” tegasnya kepada awak media usai rapat.

Dengan terbentuknya tim teknis dan tenggat waktu yang telah ditetapkan, masyarakat berharap solusi permanen terhadap bencana banjir di Desa Lahang Hulu dan sekitarnya dapat segera terealisasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *