Kembangkan Layanan Jantung, RSUD Puri Husada Tembilahan Gelar Proctorship Cathlab, 10 Pasien Direncanakan Jalani Tindakan
Meynewsreport.com, TEMBILAHAN – RSUD Puri Husada Tembilahan terus memperkuat pengembangan pelayanan kesehatan jantung melalui kegiatan Proctorship Cathlab yang berlangsung selama dua hari, 30–31 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas pelayanan intervensi jantung di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau.
Rangkaian kegiatan diawali dengan peresmian pada Jumat (30/10/2026), kemudian dilanjutkan dengan tindakan intervensi jantung nonbedah pada Sabtu (31/10/2026). Sebanyak 10 pasien direncanakan menjalani tindakan dengan pendampingan tim dokter spesialis jantung dan pembuluh darah.

Tim medis dari Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta bertindak sebagai pengampu nasional, sedangkan tim jantung dari RSUD Arifin Achmad Pekanbaru menjadi pengampu regional Provinsi Riau.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya mendukung pelaksanaan tindakan medis, tetapi juga meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan serta memperkuat pengembangan layanan kardiovaskular di RSUD Puri Husada Tembilahan.
Direktur UPTD RSUD Puri Husada Tembilahan, dr. H. Firman Nurdiansyah, M.Ked., Sp.THT-KL., M.M., menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai kolaborasi dengan rumah sakit pengampu nasional dan regional merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan jantung.

“Kami menyambut baik pelaksanaan Proctorship Cathlab di RSUD Puri Husada Tembilahan sebagai langkah penting dalam pengembangan pelayanan intervensi jantung di Provinsi Riau,” ujarnya.
Firman menegaskan bahwa pengembangan layanan jantung membutuhkan kerja sama berkelanjutan, baik melalui pendampingan tenaga ahli, peningkatan keterampilan tenaga medis, maupun penguatan sistem rujukan ant rumah sakit.
“Kami percaya bahwa pengembangan layanan jantung membutuhkan kerja sama yang berkelanjutan, baik dalam hal pendampingan, peningkatan keterampilan, maupun penguatan sistem rujukan,” ungkapnya.
Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus berkembang sehingga masyarakat memperoleh akses terhadap pelayanan jantung yang semakin berkualitas.
“Semoga kerja sama ini terus berkembang sehingga masyarakat Riau dapat memperoleh pelayanan jantung yang semakin berkualitas dan mudah diakses,” tuturnya.
Pelaksanaan Proctorship Cathlab ini menjadi bagian dari upaya RSUD Puri Husada Tembilahan dalam memperkuat pelayanan spesialistik melalui kolaborasi antarrumah sakit dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia kesehatan.
Pengembangan layanan tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung akses terhadap penanganan penyakit jantung yang lebih baik, dengan tetap mengutamakan standar medis dan keselamatan pasien.
Nurhayati
